Mentoring
perdana
Sinar
mentari begitu terang tak seperti hatiku yang gelap diselimuti kegelisahan atas
apa yang telah aku rencanakan kemaren bersama kelompok kecil mentoringku.aku
pun baru ingat,bahwa nanti sore akan ada mentoring perdana disemester ini yang
diadakan oleh UKM GSI(salah satu organisasi kerohanian yang ada
dikampusku).bergegas kunyalakan hp yang sudah tua dan banyak penyakitnya
ini,berkali-kali kucoba untuk bisa mengaktifkannya agar aku dapat menghubungi
salah satu temanku untuk dapat hadi bersama pada acara itu.akan tetapi,semuanya
sia-sia hp tua ini tidak ada tanda-tanda nya untuk dapat aktif.Kebingungan pun
datang dalam pikiranku,entah apa yang harus kuperbuat untuk dapat menghubungi
salah satu temanku yang mempunyai kendaraan.hampir saja aku putus asa dan tak
ingin mencoba untuk menghidupkannya kembali tiba-tiba keajiban muncul sehingga
hp tua ini bisa aktif dan dapat beroperasi seperti biasanya dan sudah ada pesan
dari ketua UKM GSI untuk mengingatkan semua anggota agar dapat hadir di masjid
darul ulum(masjid yang terletak jauh dari rumahku) sore nanti ba’da ashar.
Langsung
kutelpon dan sms candra(salah satu teman kost yang mempunyai motor)tapi semua
nya percuma tidak ada jawaban satupun darinya,betapa bingungnya aku karena
belum dapat tumpangan untuk pergi ke masjid itu dan juga aku yang bertugas
menjadi pembaca do’a ketika penutupan mentoring nanti.tiba-tiba, muncul
perkataan dalam hatiku(entah mau bicara apa mulut ini nanti ketika bertemu
dengan ketua UKM GSI)apakah mungkin aku berbohong?ataukah aku akan menjelaskan
semuanya?bingung...bingung...bingung.....
Tak
tau apalagi yang harus kulakukan,karena aku tidak dapat hadir akibat aku tidak
punya kendaraan dan masjid itu begitu jauh dari tempat kosku.Kemudian sayupan
adzan terdengar ditelingaku,aku pun lekas membasahi muka dengan air wudhu yang
begitu dingin menyejukkan hatiku.lepas dari sholatku tak lupa aku berdo’a atas
apa yang telah aku sia-siakan hari ini”yaallah maafkan aku bukan maksudku untuk
lari dari tanggung jawab,akan tetapi aku tak tau harus gimana.Engkau maha
mengetahui apa yang tidak kami ketahui”
Tolong
kritik dan saran nya....Terima kasih
Tidak ada komentar:
Posting Komentar