Sabtu, 18 April 2015

MENTORING PERDANA

Mentoring perdana
Sinar mentari begitu terang tak seperti hatiku yang gelap diselimuti kegelisahan atas apa yang telah aku rencanakan kemaren bersama kelompok kecil mentoringku.aku pun baru ingat,bahwa nanti sore akan ada mentoring perdana disemester ini yang diadakan oleh UKM GSI(salah satu organisasi kerohanian yang ada dikampusku).bergegas kunyalakan hp yang sudah tua dan banyak penyakitnya ini,berkali-kali kucoba untuk bisa mengaktifkannya agar aku dapat menghubungi salah satu temanku untuk dapat hadi bersama pada acara itu.akan tetapi,semuanya sia-sia hp tua ini tidak ada tanda-tanda nya untuk dapat aktif.Kebingungan pun datang dalam pikiranku,entah apa yang harus kuperbuat untuk dapat menghubungi salah satu temanku yang mempunyai kendaraan.hampir saja aku putus asa dan tak ingin mencoba untuk menghidupkannya kembali tiba-tiba keajiban muncul sehingga hp tua ini bisa aktif dan dapat beroperasi seperti biasanya dan sudah ada pesan dari ketua UKM GSI untuk mengingatkan semua anggota agar dapat hadir di masjid darul ulum(masjid yang terletak jauh dari rumahku) sore nanti ba’da ashar.
Langsung kutelpon dan sms candra(salah satu teman kost yang mempunyai motor)tapi semua nya percuma tidak ada jawaban satupun darinya,betapa bingungnya aku karena belum dapat tumpangan untuk pergi ke masjid itu dan juga aku yang bertugas menjadi pembaca do’a ketika penutupan mentoring nanti.tiba-tiba, muncul perkataan dalam hatiku(entah mau bicara apa mulut ini nanti ketika bertemu dengan ketua UKM GSI)apakah mungkin aku berbohong?ataukah aku akan menjelaskan semuanya?bingung...bingung...bingung.....
Tak tau apalagi yang harus kulakukan,karena aku tidak dapat hadir akibat aku tidak punya kendaraan dan masjid itu begitu jauh dari tempat kosku.Kemudian sayupan adzan terdengar ditelingaku,aku pun lekas membasahi muka dengan air wudhu yang begitu dingin menyejukkan hatiku.lepas dari sholatku tak lupa aku berdo’a atas apa yang telah aku sia-siakan hari ini”yaallah maafkan aku bukan maksudku untuk lari dari tanggung jawab,akan tetapi aku tak tau harus gimana.Engkau maha mengetahui apa yang tidak kami ketahui”

Tolong kritik dan saran nya....Terima kasih

Tidak ada komentar:

Posting Komentar